Hamas Ucapkan Belasungkawa atas Kematian Aaron Bushnell: Namanya Abadi di Palestina!

Kelompok pejuang Palestina yang berkuasa di Gaza, Hamas, mengucapkan belasungkawa pagcor 777 slot atas kematian Aaron Bushnell, 25 tahun, seorang prajurit Angkatan Udara Amerika Serikat yang membakar diri di luar kedutaan besar Israel di Washington DC. Kematiannya sebagai protes melawan genosida Israel yang didukung AS di Gaza.

“Kami mengemukakan belasungkawa yang tulus dan solidaritas penuh kepada keluarga dan teman-teman pilot Amerika Aaron Bushnell, yang mengabadikan namanya sebagai pembela nilai-nilai kemanusiaan dan penderitaan rakyat Palestina, yang tertindas oleh pemerintahan Amerika dan kebijakan-kebijakannya yang tidak adil,” kata Hamas di dalam sebuah tulisan di Telegram Messenger.

Dia dirawat di tempat tinggal sakit di dalam situasi gawat terhadap Minggu setelah menyiram dirinya sendiri bersama akselerator dan menyambar korek api, menyebabkan tubuhnya dilalap api. Pemadam Kebakaran DC dan EMS mengatakan bahwa ia mengalami ‘cedera yang mengancam jiwa’ dan meninggal dunia di tempat tinggal sakit.

“Saya tidak bakal lagi terlibat di dalam genosida,” kata Bushnell sebelum saat menyiram dirinya bersama cairan bening dan membakar dirinya, sambil konsisten meneriakkan “Bebaskan Palestina,” sampai tubuhnya terpuruk ke tanah, menurut sebuah video yang dilihat oleh Reuters. Api berkobar selama lebih dari satu menit sebelum saat polisi dan petugas keamanan berhasil memadamkannya, tapi nyawa tentara asal Texas ini tidak tertolong.

Penerbang yang masih aktif bertugas ini adalah seorang insinyur DevOps yang berbasis di San Antonio, Texas, menurut profil LinkedIn-nya. Dia memuji dirinya sendiri memiliki ‘kemampuan komunikasi yang terlampau baik’ dan ‘berkembang di dalam lingkungan tim’.

Bushnell mengejar gelar sarjana di dalam bidang rekayasa perangkat lunak komputer dan bersertifikat CompTIA Security+, sebuah kredensial yang mengindikasikan bahwa dia memiliki keterampilan dasar untuk mobilisasi kegunaan keamanan inti dan mengejar karier keamanan TI.

Protes ekstrem Bushnell terlampau signifkan menyusul laporan media AS The Intercept terhadap bulan lantas bahwa sejumlah personel Angkatan Udara Amerika Serikat dikirim ke Israel untuk membantu mengambil keputusan target di dalam serangan udara ke Gaza. Serangan udara yang terjadi sejak 7 Oktober itu telah menewaskan nyaris 30 ribu warga Palestina di Gaza, lebih dari satu besar adalah anak-anak dan perempuan.

Kedutaan besar Israel di AS konsisten menghadapi protes akibat genosida di Gaza. Pada Desember, seorang wanita yang memprotes perang membakar dirinya di luar Konsulat Israel di Atlanta. Hingga kini belum diketahui identitas maupun situasi terakhir perempuan tersebut.

Anda mungkin juga suka...