Layanan Exchange Tokocrypto Tetap Berjalan

Layanan Exchange Tokocrypto Tetap Berjalan

Binance menambahkan kepemilikan saham di Tokocrypto secara bertahap hingga nyaris menguasai 100%. Dalam perubahan kepemilikan tersebut, Tokocrypto mengakui adanya penyesuaian jumlah karyawan atau PHK sekitar 58%

VP Corporate Communication Tokocrypto Rieka Handayani menjelaskan, dengan adanya aksi korporasi ini, fokus Tokocrypto ke depan adalah memperkuat kembali exchange. Sehingga unit usaha di luar exchange, akan postponed activity sementara waktu.

“Ke depannya akan kami selaraskan dengan bisnis plan Tokocrypto tahun depan, sehingga dengan adanya beberapa perubahan tersebut, ada penyesuaian karyawan sekitar 58%,” ungkap Rieka kepada Investor Daily.

Rieka juga menegaskan, aksi korporasi tersebut tidak akan ada perubahan nama ‘Tokocrypto’, kedua perusahaan akan beroperasi secara independen.

Tidak hanya itu, Rieka menjelaskan, terjadi perubahan secara struktur organisasi guna memenuhi aturan terbaru Bappebti. Pendiri dan CEO Tokocrypto Pang Xue Kai akan mundur dari posisinya dan menyerahkan kepemimpinan kepada Yudhono Rawis, yang akan menjabat sebagai Interim CEO.

“Pang Xue Kai dan Teguh Kurniawan Harmanda akan berada di jajaran komisaris,” tambahnya.

Rieka juga meluruskan bahwa tidak tepat apabila aksi korporasi ini dikatakan sebagai akuisisi. Sebab, Binance telah menjadi majority shareholder di Tokocrypto sejak 2020. “Binance akan menambahkan kepemilikan saham di Tokocrypto secara bertahap hingga hampir 100%,” tegasnya.

Hal ini, lanjut dia, juga sudah disampaikan CEO Binance Changpeng Zhao lewat akun Twitternya.

Anda mungkin juga suka...