Beranda Otomotif Mengintip Fasilitas Crash Test Volvo Senilai Miliaran Dollar

Mengintip Fasilitas Crash Test Volvo Senilai Miliaran Dollar

95
0
Mengintip Fasilitas Crash Test Volvo Senilai Miliaran Dollar
Mengintip Fasilitas Crash Test Volvo Senilai Miliaran Dollar

Liputan di Volvo Cars Gothenburg, Swedia, termasuk mengunjungi fasilitas crash test. Lokasinya tidak jauh dari pabrik pembuatan mobil. Masih di dalam satu site sama yaitu Volvo Cars Torslanda Plant.

Pabrik Volvo Torslanda merupakan pabrik utama dan lengkap. Terdiri dari fasilitas pressing, body factory, painting dan assembly. Dibangun pada tahun 1964 di atas lahan seluas 450.000 meter persegi. Di dalam komplek, terdapat sekitar 6.500 pekerja untuk menghasilkan sekitar 1.250 mobil per hari, plus mobil-mobil khusus seperti mobil untuk kepolisian dan pemerintahan.

Fasilitas crash test yang Oto Media Group kunjungi terletak di lokasi bernama Safety Centre. Fasilitas terbaru yang mampu melakukan 70 konfigurasi test dengan mobil skala utuh. Misalnya uji benturan frontal, samping, berguling, benturan depan dan lain-lain.

READ  Antisipasi Tiba-tiba Kendaraan Mogok di Jalan, Perlukah Simpan Busi Cadangan?

Diresmikan oleh Raja Swedia Carl XVI Gustaf pada 29 Maret 2000. Sekaligus menjadi salah satu fasilitas crash test paling canggih dan lengkap di dunia. Memiliki dua trek yang dapat mensimulasikan uji benturan frontal dari arah berlawanan. Satu trek permanen yang panjangnya 154 meter dan satunya trek moveable sepanjang 108 meter. Di fasilitas ini bukan saja pengujian untuk passenger car, juga bisa untuk truk.

Di laboratorium tersebut, Volvo melakukan 300 uji tabrak dalam setahun dengan ragam konfigurasi. Artinya hampir setiap hari dilakukan uji tabrak terhadap setiap model yang diproduksi oleh Volvo Cars. Jadi jangan heran, mengapa Volvo menjadi pabrikan mobil terdepan dalam hal keselamatan.

Kecepatan uji tabrak untuk passenger car maksimal bisa sampai 120 km/jam dan untuk truk 80 km/jam. Jadi butuh trek yang memang panjang untuk menarik dan melontarkan mobil dengan betotan kabel baja. Seperti kita melepaskan anak panah dari busurnya. Biaya dibutuhkan untuk melakukan satu kali test passenger car 35.000 euro (Rp 580 juta). Jadi kalau 300 kali uji tabrak passenger car setahun, Volvo menghabiskan biaya Rp 174 miliar setahun.

READ  Hyundai Tawarkan Program Khusus Click-to-Buy

Untuk kebutuhan uji tabrak (crash test), dipasang crash block menyerupai barrier seberat 850 ton. Tinggi wall barrier 5 meter. Posisinya tepat di tengah-tengah pertemuan dua track. Bobot crash block setara dengan 400 mobil listrik Volvo XC40 Recharge PHEV dipress lalu ditumpuk di tengah. Atau setara dengan 3 pesawat Airbus A380-800 yang mampu mengangkut 550 penumpang.

Yang jadi pertanyaan lantas bagaimana memindahkan bobot crash block super berat itu jika Volvo Cars melakukan uji bentur rolling, samping ataupun belakang?

READ  Mobil Cina Chery Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro Siap Meluncur Pekan Depan

Tak terlalu sulit, hanya butuh 30 menit saja. Menggunakan bantalan udara (air cushion) dan barrier yang umumnya terbuat dari lempengan baja itu bisa berpindah. Di dalam barrier terdapat ragam sensor. Uniknya lagi, di bagian tengah terdapat lantai kaca setebal 10 cm. Sebagian 6 cm di bagian lapisan paling atas terbuat dari flexi glass. Ruangan ini berfungsi untuk memantau kondisi kolong mobil dalam uji tabrak frontal. Terdapat juga beberapa kamera canggih yang dapat menangkap momen benturan dengan kecepatan tangkapan ribuan frames dalam sedetik.