Pengertian dan Sejarah Olahraga Tinju

Tinju

Tinju adalah olahraga bela diri yang melibatkan dua orang dengan https://www.michaellanning.com/ berat sama bertanding yaitu saling melepas pukulan. Adapun peralatan yang digunakan dalam tinju ialah sarung tangan pelindung tertentu (hand wrap), pelindung gigi, dan pelindung kemaluan atau groin protector.

Olahraga tinju dilakukan di daerah bernama ring. Sementara itu, pembagian kala di dalam sebuah pertandingan tinju disebut ronde. Dalam satu ronde terdiri berasal dari tiga menit pertandingan and satu menit istirahat untuk tinju profesional. Sedangkan untuk tinju amatir, durasi satu ronde adalah tiga menit and satu menit istirahat atau dua menit and 30 detik kala istirahat.

Sementara itu, kuantitas ronde di dalam tinju profesional adalah 4-10 ronde untuk tingkat pemula sampai mahir, dan 12 ronde untuk tingkat kejuaraan dunia maupun nasional. Itulah sedikit gambaran secara lazim berkenaan olahraga tinju. Setelah tahu pengertian berasal dari tinju, kamu mesti mempelajari terhitung sejarahnya.

Berikut ini kesimpulan pengertian dan sejarah yang mesti diketahui andaikata kamu penikmat olahraga tinju, dilansir berasal dari laman Materiolahraga dan Seputarilmu.

Sejarah Tinju secara Umum

Tinju berkunjung berasal dari bangsa Romawi, Mesir, serta Yunani. Menurut catatan sejarah, awalnya, para petinju di zaman itu tidak gunakan sarung tinju, melainkan gunakan sarung besi sehingga banyak memakan korban meninggal. Petinju yang terkenal kala itu ialah Theagenes yang berasal berasal dari Thasos, Yunani. Theagenes udah menjadi juara Olimpiade tinju yang diselenggarakan pafa 450 M. Ia laksanakan pertandingan tinju 1.406 kali sepanjang hidupnya.

Sementara itu, tinju amatir yang terorganisasi resmi di awali terhadap 1880 dan semakin terkenal sampai masuk dan dipertandingkan di Olimpiade. Pertandingan tinju kali pertama dipertandingkan terhadap Olimpiade 1904 di St. Louis, Amerika Serikat.

Baca juga:

Teknik Dasar Olahraga Karate

Mengenal Mobil Listrik Yang Kian Beragam dan Makin Diminati

Kemudian th. 1973 baru keluar ketentuan versi terakhir sarung tangan tinju yang berbahan spons. James Ping adalah petinju pertama yang gunakan sarung tinju bahan spons dan terhitung seorang juara berasal dari Britania. Semenjak kala itu, olahraga tinju menjadi berkembang pesat sampai masuk ke Indonesia. Legenda tinju dunia kala ini layaknya Muhammad Ali, Mike Tyson, Floyd Mayweather Jr, Manny Pacquiao, dan Tyson Fury.

Sejarah Tinju di Indonesia

Di Indonesia, tinju masuk dan dipopulerkan oleh Hindia Belanda atau KNIL (Koninklijk Nederlands Inside Large). Namun, sejak kalahnya Belanda oleh Jepang memicu tiap tiap pertandingan tinju yang diselenggarakan tidak tersedia organisasi yang bertanggung jawab. Kondisi selanjutnya membuat pihak kepolisian menginginkan mendirikan organisasi tinju. Didi Karta Sasmita, Komandan Kepolisian di Jakarta, akhirnya mendirikan PERTIGU (Persatuan Tinju dan Gulat) dengan ketuanya Frans Mendur terhadap 28 April 1955.

Menjelang Olimpiade Roma th. 1960, Indonesia hendak ikut berpartisipasi. Namun, ketetapan berasal dari IOC (International Olympic Commitee) mengharuskan tersedia organisasi tinju amatir yang independen di Indonesia.

Kemudian terhadap 30 Oktober 1959 berdirilah PERTINA (Persatuan Tinju Amatir Indonesia). Olahraga tinju professional sempat dilarang dipertandingkan di Indonesia akibat politik Indonesia terhadap kala itu cenderung ikut blok sosialis.

Di Indonesia, lahir lebih dari satu juara tinju dunia layaknya Chris John. Petinju berjuluk The Dragon itu mencatat rekor sebagai peringkat ke dua di dalam daftar petinju yang mampu mempertahankan gelar juara tinju sepanjang masa.

Anda mungkin juga suka...