Pengertian dan Sejarah Singkat Olahraga Sepak Bola

sejarah sepak bola

Sepak bola merupakan jenis olahraga tim paling populer di dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini digemari banyak orang dari berbagai kalangan dan tingkatan usia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sepak bola adalah permainan beregu di lapangan, menggunakan bola sepak dari dua kelompok yang berlawanan yang masing-masing terdiri atas sebelas pemain, berlangsung selama 2×45 menit, kemenangan ditentukan oleh selisih gol yang masuk ke gawang lawan.

Adapun tujuan permainan sepak bola ialah memasukkan bola ke gawang lawan sebanyaknya-banyak dan mencegah gawang sendiri dari kebobolan.

Di dalam memainkan bola, setiap pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan lengan. Hanya penjaga gawang yang diperbolehkan memainkan bola dengan tangan di daerah gawang.

Meski sepak bola termasuk olahraga paling populer, terkadang masih ada yang belum mengetahui sejarah olahraga tersebut.

Maka itu, bagi kamu pencinta sepak bola, penting untuk mengetahui sejarahnya. Bagaimana sejarah atau asal usul olahraga sepak bola?

Sejarah Singkat Olahraga Sepak Bola

Dari peninggalan-peninggalan sejarah, kita mengenal beberapa sebutan sepak bola. Pada zaman China kuno semasa pemerintahan Dinasti Han, sepak bola dikenal dengan istilah tanchu.

Di Italia pada zaman Romawi dikenal sebagai haspartun, di Prancis yang selanjutnya menyebar ke Normandia dan Britania (Inggris), dikenal dengan choule.

Di Yunani kuno dikenal istilah epishyros dan di Jepang dikenal istilah kemari. Pada 26 Oktober 1863 didirikan sebuah badan yang disebut English Football Assosiation.

Kemudian pada 8 Desember 1863, lahir peraturan permainan sepak bola modern yang disusun oleh badan tersebut yang dalam perkembangannya mengalami perubahan.

Atas inisiatif Guerin (Perancis) pada 21 Mei 1904 berdiri federasi sepak bola internasional dengan nama Federation International de Football Assosiation (FIFA).

Sejarah Singkat Olahraga Sepak Bola

Kemudian atas inisiatif Julies Rimet pada 1930 diselenggarakan kejuaraan dunia sepak bola pertama di Montevideo, Uruguay. Kejuaraan sepak bola dunia diadakan empat tahun sekali.

Pada 19 April 1930 dibentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta dengan dukungan seluruh bond-bond/perserikatan.

Pengurus PSSI kali pertama diketuai oleh Ir. Soeratin Sosrosoegondo. Mulai tahun 1966 diadakan kejuaraan sepakbola tingkat taruna remaja dengan nama Piala Soeratin (Soeratin Cup).

Berikut nama-nama Organisasi sepak bola:

a. FIFA (Federation International Football Association)

b. UEFA (Union of European Football Associations)

c. AFC (Asian Football Confederation)

d. OFC (Oceania Football Confederation)

e. CAF (Confederation of African Football)

f. CONCACAF (Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football)

g. CONMEBOL (Confederación Sudamericana de Fútbol)

h. PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia)

Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di dunia. Termasuk di Indonesia, sepak bola juga menjadi olahraga yang sangat disukai dan banyak dimainkan oleh masyarakat.
Jauh sebelum dikenal seperti saat ini, permainan sepak bola pada awal perkembangannya ternyata sangat berbeda. Aturan-aturannya kemudian berkembang dari masa ke masa hingga menjadi seperti saat ini.

Nah, kita akan mengulas bagaimana sejarah awal dari sepak bola. Selain itu, kita juga bahas bagaimana evolusi sepak bola dan aturan-aturannya saat ini.

Sejarah Sepak Bola
Dilansir dari buku Bahan Ajar Sepakbola Dasar yang disusun Emral dari Universitas Negeri Padang (UNP), sejarah awal sepak bola terjadi pada era tahun 1122-247 sebelum Masehi (SM) di Cina. Saat itu, permainan ini dikenal dengan nama Tsu-Chiu. Tsu berarti kaki, Chiu berarti bola.

Hal ini dibuktikan dari buku-buku yang ditinggalkan tentara Cina. Dalam buku itu terdapat gambar-gambar orang seperti sedang bermain sepak bola. Saat itu pertandingan sepak bola dimainkan dua regu yang masing-masing regu terdiri dari puluhan orang.

Selain Cina, banyak juga sejarah yang menyebutkan sepak bola berasal dari negara lain, seperti dari Inggris, Jepang, Mesir, Yunani, Romawi, Italia dan Prancis.

Misal di Mesir, ada bukti relief yang menggambarkan seperti orang bermain sepak bola. Di Inggris, ada pendapat yang mengatakan sepak bola pada awalnya dimainkan dengan menendang tengkorak bangsa Viking yang telah menjajah mereka.

Sejarah Sepak Bola di Zaman Modern
Di zaman modern, sejarah sepak bola banyak dikembangkan di Inggris dengan berdirinya The Football Association (FA). Pada abad ke-19, pemerintah Inggris mengakui bahwa sepak bola menyehatkan badan, sehingga banyak pelajar dan mahasiswa yang memainkannya dengan aturan-aturan berbeda.

Salah satunya, aturan dibuat oleh Cambridge University. Aturan itu misalnya sepak bola boleh menggunakan tangan dan kaki. Namun aturan tersebut dinilai tidak sesuai dengan keinginan masyarakat sipil. Justru aturan itu kemudian diadaptasi untuk permainan rugby.

Pada 1863, terbentuklah The Football Association sebagai badan resmi yang mengatur tentang sepak bola di Inggris. Anggota FA ini kebanyakan dari masyarakat sipil. Dengan berdirinya FA, maka aturan tentang sepak bola sudah seragam.

Sejarah Sepak Bola di Indonesia
Indonesia pun memiliki sejarah awal permainan bola dengan kaki. Masih dari buku Bahan Ajar Sepakbola Dasar, awalnya permainan ini bernama sepak raga, yaitu menendang bola yang terbuat dari rotan untuk bisa masuk ke lingkaran di atas bambu layaknya ring basket.

Banyak orang berpendapat bahwa masuknya sepak bola di Indonesia pada era modern dibawa oleh Belanda. Belanda pun mendirikan Nederland Indische Voetbalbond (NIVB), organisasi sepak bola yang berkembang di kota-kota besar.

Kemudian sekitar 1920-1930 berdirilah perkumpulan sepak bola di berbagai daerah seiring tumbuhnya rasa semangat kebangsaan. Misalnya di Solo berdiri Persatuan Sepakbola Indonesia Surakarta (Persis) pada 1923 yang awalnya bernama Vorstenlandsche Voetbalbond (VVB).

Pada 1928 berdiri Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta (Persija) yang awalnya bernama Voetbalbond Indonesische Jacarta (VBIJ). Pada 1932 berdiri Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (Persib) yang sebelumnya bernama Bandungsche Indonesische Voetbalbond (BIVB). Beberapa persatuan lainnya seperti PSIM di Yogyakarta, PSM di Madiun dan Persebaya di Surabaya.

Sejarah lain yang perlu dicatat adalah keikutsertaan Hindia Belanda, sebutan Indonesia di masa lalu, yang pernah mengikuti Piala Dunia 1938 di Prancis. Kemudian Indonesia juga mendirikan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 1930 sebagai wujud persatuan yang diwacanakan dalam Sumpah Pemuda 1928.

Evolusi Sepak Bola
Selain sejarah sepak bola kuno dan modern yang telah kita bahas di atas, masih ada pendapat lain mengenai evolusi sepak bola. Dilansir backyardsidekick.com, permainan sepak bola berasal dari folk football atau ‘sepak bola rakyat’ pada abad 9 di Inggris.

Para pemain menendang kandung kemih babi dari satu tempat ke tempat lain hingga ke area lawan atau ke gawang lawan. Pertandingan yang digelar di jalanan itu sering kali menjadi brutal sehingga terjadi banyak kerusakan, orang terluka, bahkan meninggal.

Sepak bola sempat dilarang oleh pemerintah Inggris. Pada abad 19, sepak bola di Inggris mulai diatur oleh lembaga resmi sehingga terdapat aturan yang seragam.

Perubahan juga terjadi pada gaya permainan sepak bola. Pemain sepak bola pada awalnya jarang melakukan operan. Biasanya bola dibawa satu pemain, sedangkan pemain lainnya menjaga jika bola terlepas.

Selain memiliki lembaga resmi, di Inggris juga mulai bermunculan klub-klub dan sekolah sepak bola, salah satu yang tertua adalah Sheffield. Semakin banyaknya peminat, maka digelarlah turnamen dengan aturan yang lebih profesional dan menggunakan wasit.

Olahraga ini kemudian berkembang di negara-negara lain, terutama Eropa. Pada tahun 1904 berdirilah Federation International de Football Association (FIFA) di Paris. Kompetisi-kompetisi di tiap negara juga berkembang hingga memiliki beberapa kasta, misalnya Premier League di Inggris, Serie A di Italia, La Liga Spanyol, Ligue 1 di Prancis hingga Major League Soccer di Amerika.

Liga antarklub pun semakin luas hingga ke wilayah benua. Misalnya di Eropa terdapat kompetisi UEFA Champions League, Europa League dan Europa Conference League. Di Asia ada AFC Champions League dan di Amerika Selatan ada Copa Libertadores.

Perkembangan Aturan Sepak Bola
Peraturan dalam sepak bola terus berkembang hingga menjadi sepak bola yang kita kenal sekarang ini. Berikut beberapa perubahan peraturannya dilansir dari artikel berjudul Perkembangan Peraturan Sepakbola di adoc.pub.

Tahun 1848 sekolah Cambridge menyusun peraturan sepak bola yang menjadi cikal bakal peraturan internasional.
Tahun 1891 tendangan penalti mulai diperkenalkan.
Tahun 1978 tim yang mendapatkan tendangan bebas di area pertahanan bisa melakukan tendangan dari manapun asalkan tidak melewati setengah lapangan.
Tahun 1980, meludahi pemain adalah pelanggaran.
Tahun 1980, pagar betis tendangan bebas di dalam kotak penalti sedikitnya berjarak 9,15 meter dari bola. Pemain lainnya harus berada di luar kotak penalti sampai tendangan dilakukan.
Tahun 1981, pemain yang sudah diganti tidak bisa bermain lagi. Pemain pengganti harus menunggu panggilan wasit.
Tahun 1981, pemain akan dikeluarkan dari lapangan, jika melakukan pelanggaran serius, menggunakan bahasa yang kasar dan tidak senonoh, berperilaku tidak baik walau sudah diperingatkan.
Tahun 1982 Tugas hakim garis yaitu memberitahu jika bola sudah keluar lapangan, tim mana yang mendapat tendangan sudut, tendangan gawang, dan lemparan ke dalam, dan ketika ada pergantian pemain.
Tahun 1982, kiper dilarang membawa bola hingga empat langkah. Kiper dilarang memegang bola lagi setelah dilepaskan. (Aturan ini dimodifikasi pada tahun 1983 dan 1985).
Tahun 1988, pemain pengganti tidak boleh lebih dari 2 pemain cadangan. Aturan dimodifikasi pada 1995 yang memperbolehkan pemain pengganti sampai 3 orang. Aturan dimodifikasi lagi pada tahun 2022 yang memperbolehkan pergantian pemain hingga 5 orang.
Tahun 1990, pemain harus menggunakan pelindung tulang kering atau shin guard.
Tahun 1992, bola dari teman tidak boleh dipegang kiper. Maka lawan dihadiahi tendangan tidak langsung.
Tahun 1993, pemain dikartu merah dan dikeluarkan jika melakukan penyerangan, melakukan pelanggaran serius, mendapat kartu kuning kedua. Aturan dimodifikasi pada tahun 2000 dengan menambahi aturan terkait gestur.
Tahun 1996 diperkenalkan advantage atau kesempatan bagi tim yang dilanggar untuk melanjutkan permainan. Jika bola diperoleh lawan, maka tim lawan dinyatakan melakukan pelanggaran.
Tahun 1998, tekel dari belakang yang membahayakan keselamatan pemain diberi sanksi pelanggaran serius dan dihukum kartu merah.
Tahun 2000, saat adu penalti, jumlah pemain harus sama. Artinya jika ada pemain yang dikartu merah, maka disesuaikan dengan jumlah tim yang lebih sedikit.
Pertumbuhan Organisasi Sepak Bola Internasional (FIFA)
Dilansir dari byarcadia.org, FIFA adalah organisasi internasional yang berfokus pada pengaturan sepak bola dan menyebarkan inklusivitas dan aksesibilitasnya ke semua negara dan bangsa di dunia. FIFA berkembang menjadi badan internasional terbesar kedua di dunia dalam hal keanggotaan di asosiasi.

Berdasarkan buku Bahan Ajar Sepakbola Dasar, pendirian FIFA didukung tujuh negara pertama, yaitu Perancis, Belgia, Belanda, Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss. Presiden FIFA menjabat selama 4 tahun. Sebagai presiden pertama adalah Guirin dari Perancis.

FIFA pada awalnya hanya menggelar kompetisi Piala Dunia untuk laki-laki untuk mempererat hubungan negara di dunia. Kini Piala Dunia digelar juga untuk perempuan. Bahkan Piala Dunia juga digelar untuk beberapa kelas usia, seperti U-17 dan U-20.

Pengaruh Sepak Bola di Bidang Media dan Teknologi
Perkembangan media dan teknologi banyak terjadi karena pengaruh banyak sektor, salah satunya sepak bola. Dilansir dari eprints.umm.ac.id, kebutuhan informasi mengenai sepak bola semakin tinggi karena banyaknya penggemar sepak bola.

Media pun saling bersaing untuk menyajikan informasi yang paling menarik sehingga sajian informasinya pun semakin beragam. Klub-klub pun membutuhkan teknologi media untuk kepentingan bisnisnya, yakni dengan menyediakan siaran televisi berbayar, situs jual beli produk resmi, hingga memberikan update jadwal kegiatan dan informasi tentang klub.

Di bidang teknologi, sepak bola pun semakin membutuhkannya. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pertandingan semakin transparan dan adil. Maka kemudian berkembanglah teknologi seperti VAR (Video Assistant Referee), bola dengan sensor gerak, kamera khusus untuk mengetahui posisi offside atau bola melewati garis.

Tujuan dari Permainan Sepak Bola
Dilansir dari repositori.unsil.ac.id, tujuan utama para pemain saat memainkan sepak bola adalah untuk mencetak gol atau skor sebanyak-banyaknya yang tentunya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Selain itu, tim juga harus mencegah kebobolan.

Aturan Dasar Permainan Sepak Bola
Ada beberapa aturan dasar dalam permainan sepak bola. Dilansir dari Bahan Ajar Sepakbola Dasar, ada 17 dasar aturan yang harus diketahui. Aturan tersebut meliputi hal-hal berikut ini.

Aturan tentang lapangan sepak bola.
Aturan penggunaan bola.
Aturan jumlah pemain.
Aturan perlengkapan yang digunakan pemain.
Aturan tentang wasit.
Aturan tentang asisten wasit.
Aturan terkait lamanya waktu pertandingan.
Aturan tentang bagaimana memulai pertandingan.
Aturan bola di luar dan di dalam permainan.
Aturan bagaimana cara mencetak gol.
Aturan tentang offside.
Aturan tentang pelanggaran dan sikap tidak sopan.
Aturan tentang tendangan bebas.
Aturan tentang tendangan penalti.
Aturan tentang lemparan ke dalam.
Aturan tentang tendangan sudut.
Aturan tentang tendangan gawang.
Nah demikian tadi penjelasan lengkap tentang sejarah dan evolusi sepak bola sejak zaman kuno hingga hari ini. Detikers kini juga sudah tahu bagaimana perkembangan sepak bola di Tanah Air. Semoga bermanfaat ya!

Baca Juga : https://pikiranindonesia.com/pengertian-dan-sejarah-singkat-olahraga-sepak-bola/

Anda mungkin juga suka...