Toni Kroos Dukung Mantan Pelatihnya di Real Madrid Jadi Pelatih Prancis

Toni Kroos Dukung Mantan Pelatihnya di Real Madrid Jadi Pelatih Prancis

Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2022 membuat isu seputar pergantian pelatih mengudara. Toni Kroos berpendapat, jika memang ada pergantian pelatih. maka Zinedine Zidane adalah sosok yang tepat.

Saat ini, posisi pelatih Prancis masih dipegang oleh Didier Deschamps. Pria 54 tahun itu telah menukangi Prancis sejak 2012 dan kontraknya akan habis pada akhir tahun 2022.

Belum ada kepastian soal nasib Deschamps yang telah mengantarkan Prancis ke empat final dalam enam tahun terakhir. Potensinya berpisah dan menetap masih sama besar.

Di tengah ketidakpastian itulah, Kroos buka suara. Zidane yang merupakan mantan pelatihnya di Real Madrid dianggap jadi sosok yang tepat untuk mengarsiteki Kylian Mbappe dkk.

Kroos sudah kenal betul dengan pria yang biasa dipanggil Zizou tersebut. Zidane telah menangani Madrid selama dua periode, masing-masing pada tahun 2016 – 2018 dan 2019 – 2021.

Selama masa tersebut, Zidane memberikan lebih dari selusin trofi kepada Madrid, tepatnya 13 trofi. Kejeniusannya meracik tim bertabur bintang sudah tidak perlu diragukan.

“Saya sangat yakin Zizou tidak hanya akan jadi suksesor yang baik, tetapi juga suksesor terbaik,” ungkapnya dikutip dari AS.

Satu-satunya kendala yang mungkin akan menghalangi Zidane jadi pelatih Prancis adalah nasib Deschamps yang belum pasti. Bagaimanapun juga, Deschamps telah mencapai final Piala Dunia 2018 dan 2022, final EURO 2016, dan UEFA Nations League 2021.

“Pertanyaan terbesarnya saat ini adalah, apa yang kira-kira diinginkan Deschamps. Tapi saya rasa ada peluang sekitar 70/30 untuk Zizou akan jadi pelatih baru,” kata dia.

Semenjak tidak lagi melatih Madrid, Zidane memang tidak memiliki klub sejak 2021 lalu. “Saya rasa Zizou juga sangat ingin kembali ke lapangan latihan,” beber Kroos.

Di satu sisi, Deschamps meminta kepada FFF atau Federasi Sepak Bola Prancis untuk menunda pembahasan kontrak baru.

Ia meminta waktu untuk menenangkan diri dan bertemu keluar dulu. Rencananya, kedua belah pihak akan bertemu pada awal tahun 2023.

“Saya akan bertemu dengan Presiden FFF pada awal tahun 2023. Setelah itu, kalian akan tahu apa yang mungkin disepakati,” ujar Deschamps kepada The Athletic setelah laga final Piala Dunia 2022.

Anda mungkin juga suka...